Pelayanan Masyarakat
Kotak Saran / Pengaduan
User login
KPPT Kabupaten Magetan Jl.Pahlawan No.5 Magetan Telp/Fax 891321 Email : kppt@magetankab.go.id

You are here


    1.    Dasar Hukum
    a.    Undang Undang No. 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air
    b.    Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2008 tentang Air Tanah
    c.    Kept. Menteri ESDM No. 1451.K/10/MEM/2000 ttg Pedoman Teknis Penyelenggaraan Tugas  Pemerintah diBidang Pengelolaan Air Bawah Tanah
    d.    Kept. Menteri ESDM No. 716.K/40/MEM/2003 ttg Batas Horizontal Cekungan Air Tanah di P. Jawa dan P. Madura
    e.    Perda Prop Jawa Timur No 5 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Air Bawah Tanah di Propinsi Jawa Timur
    f.    Kept. Gubernur Jawa Timur No 78 Tahun 2002 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Prop Jatim No 5 Tahun 2002
    g.    Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor : 4 Tahun 1998 Tentang Pedoman Pengambilan Air Tanah
    h.    Peraturan Bupati Magetan Nomor : 75 tahun 2011 tentang Pemanfaatan Ruang terbuka Hijau
    i.    Peraturan Bupati Magetan Nomor : 60 Tahun 2011 tentang Persyaratan dan Tata Cara Perijinan Lingkungan Yang Berkaitan Dengan Pembuangan Air Limbah Ke SumBer Air di Kabupaten Magetan;

    2.    Maksud dan Tujuan
    Pengendalian air bawah tanah dimaksud untuk mewujudkan keseimbangan dan memelihara sumber daya air akibat pengambilan air bawah tanah secara terus menerus, dan bertujuan agar keberadaan air bawah tanah tetap terpelihara

    3.    Klasifikasi Sasaran
    Perorangan dan badan usaha yang melakukan kegiatan pengambilan air bawah tanah :
    a.    Sumur Bor Dalam
    b.    Sumur Pasak

    4.    Persyaratan
    I.    Permohonan Baru
    1.    Untuk Sumur bor
    a.    Surat Permohonan
    b.    Fc. Identitas Pemohon
    c.    Ijin pengeboran
    d.    Fc. Akte Pendirian dari notaris (Badan Usaha)
    e.    Gambar penampang litologi/batuan dan hasil rekaman logging sumur
    f.    Gambar bagan penampang penyelesaian kontruksi sumur bor
    g.    Berita acara pengawasan pemasangan kontruksi sumur bor
    h.    Berita acara  pengawasan uji pemompaan
    i.    Hasil analisis fisika dan kimia air tanah
    j.    Informasi mengenai rencana pengambilan air tanah
    k.    Bukti penguasaan tanah
    l.    Rekomendasi teknis dari Unit Pelayanan Perijinan Terpadu (UP2T) Provinsi Jawa Timur
    m.    Surat pernyataan kesanggupan reklamasi air bawah tanah dan kelestarian lingkungan
    n.    Surat pernyataan pemasangan meter air

    2.    Untuk Sumur Pasak
    a.    Surat Permohonan
    b.    Fc. Identitas Pemohon
    c.    Ijin pengeboran
    d.    Fc. Akte Pendirian dari notaris (Badan Usaha)
    e.    Peta situasi berkala 1 : 10.000 atau lebih besar, dan pita Topografi Skala 1 : 50.000 yang memperhatikan titik lokasi rencana pengeboran air tanah
    f.    Informasi mengenai pengambilan air tanah
    g.    Dokumen UKL dan UPL
    h.    Gambar bagan kontruksi sumur pasak
    i.    Hasil Analisa fisika dan kimia tanah
    j.    Rekomendasi teknis dari Unit Pelayanan Perijinan Terpadu (UP2T) Provinsi Jawa Timur

    II.    Permohonan daftar ulang
    a.    Surat Permohonan
    b.    Fc. Identitas Pemohon
    c.    Ijin pengeboran
    d.    Fc. Akte Pendirian
    e.    Surat Ijin SIPA yang lama
    f.    Fc. Surat keterangan jumlah pengambilan air tanah satu bulan sejak SIPA berlaku dan pengambilan 3 (tiga) bulan terakhir sesuai surat ketetapan pajak pemanfaatn air tanah
    g.    Hasil analisis fisika dan kimia air tanah yang teakhir pada saat ijin akan diperpanjang/didaftar ulang dari lannoratorium rujukan

    5.    Prosedur
    a.    Mengajukan surat permohonan kepada Bupati Magetan melalui Kepala KPPT Kabupaten   Magetan
    b.    Berkas diterima dan dipelajari sesuai ketentuan yang berlaku
    c.    Mengadakan peninjauan lapangan
    d.    Dikeluarkan ijin atau ditolak
    e.    Ijin yang dapat diproses diambil di KPPT Kab. Magetan di loket Pengambilan

    6.    Retribusi                  :  Tidak Retribusi Ijin
    7.    Waktu Penyelesaian      : 10 Hari kerja
    8.    Masa Berlaku             : 3 (Tiga) Tahun dapat diperpanjang
    9.    Pemberi Pertimbangan    : Tim teknis